Aku, Rindu, dan Waktu

"Aku, Rindu, dan Waktu” adalah tentang hidup di antara kenangan yang belum selesai dan harapan yang tak lagi sama. Cerita ini merangkai perjalanan batin tentang kehilangan, penantian, dan bagaimana waktu perlahan mengubah luka menjadi pelajaran. Pembaca diajak menyelami rasa rindu yang tak selalu punya tujuan rindu yang diam, yang bertahan, bahkan ketika orang yang dirindukan sudah tidak lagi berjalan di arah yang sama. Waktu hadir bukan sebagai penyembuh instan, tetapi sebagai saksi: bahwa tidak semua yang hilang harus kembali, dan tidak semua yang pergi berarti harus dilupakan. Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang menerima. Tentang berdamai dengan kenyataan bahwa hidup terus berjalan, meski hati sempat tertinggal....