Bab 6 Menarik Napas, Mengambil Jarak

Hari-hari berikutnya, aku mulai belajar untuk sedikit mundur. Bukan berarti aku ingin pergi, tapi aku tahu aku perlu ruang. Terlalu lama aku menumpuk rasa, terlalu sering aku berpura-pura baik-baik saja. Aku takut, jika terus kupaksakan, hatiku sendiri yang akan hancur pelan-pelan.

Aku mulai membatasi percakapan. Jika biasanya aku selalu yang pertama mengirim pesan, kini aku menahan diri. Aku menunggu. Kadang ada pesan darinya, kadang tidak. Dulu, setiap sepi seperti itu membuatku resah. Tapi kali ini aku mencoba menerima. Aku bilang pada diriku sendiri: biarkan saja, jangan lagi menggantungkan tenangmu pada balasan yang singkat itu.

Di sela kesunyian, aku mulai mengisi waktuku dengan hal-hal kecil yang dulu sering kulupakan. Membaca buku, mendengarkan musik lama, menulis sedikit di buku catatan yang sampulnya sudah kusam. Anehnya, ada rasa ringan yang muncul. Seolah aku sedang menemukan kembali bagian dari diriku yang sempat hilang.

Namun bukan berarti aku tidak rindu. Setiap malam, rasa itu tetap datang. Ada bagian dalam diriku yang masih ingin diperhatikan, masih ingin dipeluk lewat kata-kata. Tapi kali ini aku belajar untuk tidak selalu menunggu dari orang lain. Aku mencoba menenangkan diri dengan cara yang sederhana—menulis doa pelan-pelan, membisikkan kata-kata penguat pada diriku sendiri.

Aku tahu jarak ini mungkin membuatnya bertanya-tanya. Tapi aku tidak lagi takut. Karena aku sadar, jarak ini bukan tentang menjauh darinya, melainkan tentang mendekat pada diriku sendiri.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku bisa menarik napas panjang tanpa terasa sesak. Ada perasaan lega, walau hanya sekejap. Dan di sana, aku mulai percaya: mungkin aku memang harus belajar lebih dulu mencintai diriku sendiri, sebelum menunggu cinta orang lain kembali lembut padaku.

Malam itu, aku menutup mata dengan sedikit damai. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi esok, tapi setidaknya malam ini aku bisa tidur tanpa terlalu banyak berharap.


Gimana, suka gak dengan tulisan ini?

Wah makasih 5 bintangnya!

Kasih tip buat penulis

qris

Makasih banyak tip nya ya!