Plester Co.
Aku bosan. Jadi, kuputuskan ‘tuk pergi ke Benua Baru menumpang kapal perompak dengan alasan mencari jejak si sulung yang selalu kuulang di depan semua orang. Meninggalkan status Tetua Gudang Harta Bukit Muara beserta seluruh kehidupan lama jauh di Eldhera sana. Menyeberang laut hingga melewati utara …. Yang, kalian tahu, ternyata malah menjungkirbalikkan diriku ke titik asing. Benua Baru, bukan lagi benua baru yang kutahu di masa lalu. Lampu mana, gedung-gedung tinggi mencakari langit, mobil, bensin gerusan batu kutukan, sampai ke duania-dunia yang menggantung terbalik di atas langit kota-kotanya sekali lagi memberiku gegar budaya. Pemungkasnya diriku kembali merangkak dari bawah sebelum nanti berdiri tegap. Bersama salah satu kelompok tunawisma di Stuckenborstel ….
-
Bab 1 Pengangguran
1072 kata
-
Bab 2 Plester Co.
1126 kata
-
Bab 3 Melawan Malas
1077 kata
-
Bab 4 Berusaha Cerdas
1085 kata
-
Bab 5 Mobil Kantor
1054 kata
-
Bab 6 Kantor Cabang
1149 kata
-
Bab 7 Kanal Kecil dan Roda Bara
1171 kata
-
Bab 8 Jembatan Kanal
1049 kata
-
Bab 9 Pelabuhan Telapak Besi
1028 kata
-
Bab 10 Pribumi
1063 kata
-
Bab 11 Belanja
1143 kata
-
Bab 12 Antara Hitam dan Putih
1088 kata
-
Bab 13 Mundur?
1113 kata
-
Bab 14 Krisis Energi
1051 kata
-
Bab 15 Gorong-Gorong Bawah Kota
1012 kata
-
Bab 16 Bagai Gunung Es Terapung
1083 kata
