Bab 3 BERDAMAI DENGAN DIRI SENDIRI
Salah satu hubungan paling sulit dalam hidup adalah hubungan dengan diri sendiri.
Kita bisa memaafkan orang lain, tapi sulit memaafkan diri sendiri.
Kita mengingat kesalahan bertahun-tahun lalu. Menyesali keputusan yang pernah diambil. Membenci diri karena tidak menjadi seperti yang diharapkan.
Dan tanpa sadar, kita menjadi musuh bagi diri sendiri.
Padahal manusia memang tempat salah. Tidak ada orang yang hidup tanpa pernah membuat kesalahan.
Masalahnya bukan pada kesalahannya. Masalahnya adalah ketika kita terus menghukum diri sendiri karenanya.
Berdamai dengan diri sendiri bukan berarti membenarkan semua kesalahan. Namun menerima bahwa masa lalu tidak bisa diubah, dan satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah belajar darinya.
Ada banyak orang yang terlihat kuat di luar, tapi diam-diam lelah karena terus berusaha menjadi sempurna.
Padahal tidak ada manusia yang benar-benar sempurna.
Kamu tidak harus selalu kuat. Tidak harus selalu terlihat baik. Tidak harus selalu memenuhi ekspektasi semua orang.
Kadang hidup menjadi berat karena kita terlalu sibuk berusaha diterima.
Sampai lupa menerima diri sendiri.
Belajarlah berkata: “Aku memang belum sempurna, tapi aku sedang bertumbuh.”
Karena proses menjadi lebih baik tidak pernah instan.
Ada luka yang sembuhnya lama. Ada trauma yang tidak mudah hilang. Ada rasa kecewa yang masih tertinggal.
Namun perlahan, semuanya bisa membaik jika kamu berhenti membenci dirimu sendiri.
Mulailah menghargai hal-hal kecil tentang dirimu. Cara kamu bertahan. Cara kamu tetap hidup meski sering merasa lelah. Cara kamu tetap mencoba meski berkali-kali gagal.
Itu semua juga bentuk kekuatan.
Kasih tip buat penulis
