Kata Pengantar
Dunia yang kita tinggal saat ini sering kali terasa dibebani oleh narasi-narasi yang di antaranya tentang kehancuran iklim, ketimpangan sosial, dan dominasi korporasi raksasa yang seolah tak terhindarkan. Ketakutan akan masa depan yang suram meresap ke dalam budaya saat ini, membuat kita sulit membayangkan jalan keluar yang positif.
Namun, di tengah bayang-bayang tersebut, sebuah gerakan baru muncul yaitu, solarpunk. Solarpunk bukanlah sekadar genre estetika visual tentang panel surya dan tanaman merambat di gedung pencakar langit. Ini adalah gerakan futuris dan sebuah fiksi yang berani membayangkan masa depan yang didorong oleh energi terbarukan, keberlanjutan, keadilan sosial, dan tindakan kolektif. Solarpunk adalah tentang harapan.
Novel berjudul "Futumate", adalah salah satu inisiatif untuk menyajikan visi tentang apa yang bisa kita capai jika kita memilih untuk berkolaborasi dengan alam dan teknologi, bukan melawannya.
Melalui kisah para karakternya, saya ingin mengajak Anda untuk merenungkan apa yang menjadi kehendak kita untuk generasi berikutnya terlepas dari beragam perbedaan dengan melihat masa depan yang ramah lingkungan.
Saya berharap novel ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi. Semoga visi masa depan yang cerah dan berkelanjutan ini memicu percikan harapan dan kreativitas dalam diri Anda, mendorong kita semua untuk mulai membangun urbanisme solarpunk yang adil di dunia nyata.
Selamat membaca dan berimajinasi.
Salam optimis,
William Hans
Kasih tip buat penulis