EXTRA PART 3
Aku tadinya sudah merasa sangat percaya diri ini hanyalah pertemuan casual antara calon menantu dengan calon mertua. Atau kalau itu terdengar terlalu serius, aku bisa menganggapnya sebagai pertemuan basa-basi dengan kenalan baru?
Oh ya Tuhan, semoga kalimat penghiburku tadi sungguh-sungguh bisa berdampak positif untuk diriku sendiri. Aku masih berharap sekecil mungkin, meskipun jantungku rasanya seperti mau meletup begitu kami memasuki gerbang perumahan. Kami tidak mungkin melewati gerbang perumahan di jalanan biasa, kan? Maksudku, gerbang ini sudah pasti merupakan perumahan tujuan kami, kan?
