Waktu, induk kenikmatan dunia
Ketika kita melihat dalil dalil tentang penghuni neraka, mereka meminta untuk di kembalikan di dunia, agar mereka diberikan waktu agar bisa beramal shaleh.
وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَآ أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَـٰلِحًا غَيْرَ ٱلَّذِى كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُم مَّا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ ٱلنَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا۟ فَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِن نَّصِيرٍ
Dan mereka berteriak di dalam neraka, "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu." (Dikatakan kepada mereka), "Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong pun." (QS Al Fatir ayat 37)
Selama ini mereka melalaikan waktu.
Waktu yang seharusnya bisa mereka lakukan untuk mengingat Allah, mereka lakukan untuk mengingat angan-angan duniawi.
Waktu yang seharusnya bisa mereka pakai untuk dzikir setelah shalat, mereka gunakan untuk buka hp.
Waktu yang seharusnya bisa mereka gunakan untuk mengunjungi orang tua, mereka gunakan untuk sibuk mengurusi bisnisnya, pekerjaannya.
Waktu yang seharusnya bisa mereka lakukan untuk bersedekah, mereka simpan hartanya.
Waktu yang seharusnya bisa mereka lakukan untuk berdoa, mereka gunakan untuk ngobrol.
Mereka (penghuni neraka) meminta dikembalikan di dunia itu bukan karena dunia itu indah, tetapi mereka ingin lari dari siksaan. Tetapi tidak ada jalan kembali bagi mereka yang menyekutukan Allah, bagi mereka yang tidak beriman kepada Allah.
Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba yang senantiasa men-tauhidkan Allah, dijauhi dari perbuatan syirik, dan semoga Allah senantiasa memberikan kita ingatan akan dahsyatnya siksaan di neraka seperti halnya ayat diatas sehingga kita dapat terus bersemangat untuk beribadah kepada Allah dan semoga Allah memasukkan kita kedalam surga Firdaus tanpa hisab. Allahuma Aminn
Kasih tip buat penulis
