Chapter 11
Hujan benar-benar berhenti ketika mereka tiba di depan kos Dinda. Jalanan yang basah memantulkan cahaya lampu jalan seperti genangan cahaya emas pucat. Rian memarkirkan mobil di pinggir jalan, mesin masih menyala, udara dingin dari AC bercampur dengan aroma tanah basah yang merembes dari luar.
Dinda masih memegang ponselnya. Pesan dari 'L.M.' itu seakan menempel di matanya. Rian mencoba membaca ekspresinya, tapi wanita itu menunduk terlalu lama.
